![]() |
| Septi Rahmadani, Finalis Miss Hijab Jawa Tengah 2026 sekaligus mahasiswi penerima KIP Kuliah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. |
PURWOKERTO – Di balik panggung megah Grand Final Miss Hijab Jawa Tengah 2026, terdapat kisah perjuangan seorang mahasiswi penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto yang membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak pernah menjadi batas untuk terus berkembang dan berprestasi.
Septi rahmadani, mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran islam Fakultas Dakwah, kini tengah menjalani salah satu perjalanan penting dalam hidupnya sebagai finalis Miss Hijab Jawa Tengah 2026. Keberhasilannya melangkah hingga babak grand final bukanlah hasil yang diraih dalam semalam, melainkan buah dari proses panjang, kerja keras, dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman.
Sebagai mahasiswa penerima KIP Kuliah, Septi rahmadani tidak hanya dituntut untuk menjaga prestasi akademik, tetapi juga mampu membagi waktu antara perkuliahan, aktivitas organisasi, serta persiapan mengikuti berbagai rangkaian seleksi kompetisi. Kesibukan tersebut justru menjadi ruang untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kepemimpinan, dan kepercayaan diri.
Ajang Miss Hijab Jawa Tengah menjadi wadah bagi Septi rahmadani untuk menunjukkan bahwa perempuan muda berhijab memiliki kapasitas untuk berkarya, memimpin, dan memberikan inspirasi bagi masyarakat. Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaannya mencerminkan semangat belajar tanpa henti dan keberanian membawa nama baik kampus di tingkat provinsi.
Perjalanan menuju grand final juga menjadi representasi bahwa mahasiswa penerima KIP Kuliah memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi di berbagai bidang. Program beasiswa tidak hanya membuka akses terhadap pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi pijakan bagi mahasiswa untuk terus berprestasi, memperluas pengalaman, dan membangun jejaring yang bermanfaat bagi pengembangan diri.
Dalam proses mengikuti kompetisi, Septi rahmadani memperoleh dukungan dari keluarga besar Asosiasi Mahasiswa Bidikmisi dan KIP Kuliah (ADIKSI) UIN SAIZU melalui program dukungan prestasi mahasiswa. Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen organisasi dalam mendorong mahasiswa untuk berani mengambil peluang, mengasah kemampuan, serta membawa nama baik UIN SAIZU pada berbagai ajang di tingkat regional maupun nasional.
Keikutsertaan Septi rahmadani di Grand Final Miss Hijab Jawa Tengah 2026 menjadi pengingat bahwa prestasi lahir dari keberanian untuk mencoba, konsistensi dalam berproses, dan kemauan untuk terus belajar. Di tengah persaingan para finalis dari berbagai daerah di Jawa Tengah, ia membawa semangat bahwa mahasiswa KIP Kuliah mampu berdiri sejajar, bersaing secara positif, serta menginspirasi banyak orang melalui karya, karakter, dan dedikasi.
Perjuangan yang tengah dijalaninya tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi UIN SAIZU Purwokerto serta keluarga besar mahasiswa Bidikmisi dan KIP Kuliah. Apa pun hasil akhir yang diraih, langkahnya menuju Grand Final Miss Hijab Jawa Tengah 2026 telah menjadi bukti bahwa kesempatan yang dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh dapat melahirkan prestasi yang membanggakan sekaligus menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus bermimpi dan berani melangkah.

0 Komentar